Judul : Traveling Bernilai Ibadah
Kode Buku : TBI
Penulis : Muhammad Abduh Tuasikal
Halaman : 74 halaman
Harga : Rp 10.000,00

Anda penggemar traveling? Sering jalan ke mana-mana? Bahkan mungkin ada yang bolak-balik untuk melakukan umrah. Moga juga bisa tindak haji sih.

Yuk buat anda yang hobi traveling kira-kira masih bingung ngga nih tentang cara-cara ibadah dan adab-adabnya ketika safar? Bingung shalat di kereta, pesawat atau kapal? Atau bingung ketika kondisi tidak memungkinkankan namun kewajiban ibadah harus ditunaikan?

Traveling itu sungguh menyenangkan. Walaupun diisi dengan senang-senang, jangan sampai lupa akan ibadah. Karena seringnya traveler melupakan shalat saat di perjalanan. Maka perlu diketahui bahwa traveling termasuk dalam safar jika perjalanannya keluar kota telah menempuh jarak 85 km menurut para ulama. Juga ada aturan-aturan yang perlu dipahami seperti tidak boleh melakukan safar bagi seorang wanita tanpa ditemani mahram. Apa alasannya?

Yuks biar travelingmu menjadi menyenangkan dan tetap bernilai ibadah langsung pesan buku baru karya ustadz Muhammad Abduh Tuasikal ini.

Penerbit : Pustaka Muslim Yogyakarta
Judul Buku : Fikih Shalat Dhuha
Kode Buku : FSD
Penulis : Ammi Nur Baits
Ukuran : 11,5 x 17 cm
Tebal : 164 Halaman
Harga : Rp 20.000,00

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى

“Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at” (HR. Muslim no. 720).

Padahal persendian yang ada pada seluruh tubuh kita sebagaimana dikatakan dalam hadits dan dibuktikan dalam dunia kesehatan adalah 360 persendian. ‘Aisyah pernah menyebutkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إِنَّهُ خُلِقَ كُلُّ إِنْسَانٍ مِنْ بَنِى آدَمَ عَلَى سِتِّينَ وَثَلاَثِمَائَةِ مَفْصِلٍ

“Sesungguhnya setiap manusia keturunan Adam diciptakan dalam keadaan memiliki 360 persendian” (HR. Muslim no. 1007).

Hadits ini menjadi bukti selalu benarnya sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Namun sedekah dengan 360 persendian ini dapat digantikan dengan shalat Dhuha sebagaimana disebutkan pula dalam hadits dari Buraidah, beliau mengatakan bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَبِى بُرَيْدَةَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ  « فِى الإِنْسَانِ سِتُّونَ وَثَلاَثُمِائَةِ مَفْصِلٍ فَعَلَيْهِ أَنْ يَتَصَدَّقَ عَنْ كُلِّ مَفْصِلٍ مِنْهَا صَدَقَةً ». قَالُوا فَمَنِ الَّذِى يُطِيقُ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « النُّخَاعَةُ فِى الْمَسْجِدِ تَدْفِنُهَا أَوِ الشَّىْءُ تُنَحِّيهِ عَنِ الطَّرِيقِ فَإِنْ لَمْ تَقْدِرْ فَرَكْعَتَا الضُّحَى تُجْزِئُ عَنْكَ

“Manusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.” Para sahabat pun mengatakan, “Lalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan, “Menanam bekas ludah di masjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan shalat Dhuha dua raka’at.” (HR. Ahmad, 5: 354. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirohi)

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Hadits dari Abu Dzar adalah dalil yang menunjukkan keutamaan yang sangat besar dari shalat Dhuha dan menunjukkannya kedudukannya yang mulia. Dan shalat Dhuha bisa cukup dengan dua raka’at” (Syarh Muslim, 5: 234).

Muhammad bin ‘Ali Asy Syaukani rahimahullah mengatakan, “Hadits Abu Dzar dan hadits Buraidah menunjukkan keutamaan yang luar biasa dan kedudukan yang mulia dari Shalat Dhuha. Hal ini pula yang menunjukkan semakin disyari’atkannya shalat tersebut. Dua raka’at shalat Dhuha sudah mencukupi sedekah dengan 360 persendian. Jika memang demikian, sudah sepantasnya shalat ini dapat dikerjakan rutin dan terus menerus” (Nailul Author, 3: 77)

 

Penyusun : Muhammad Abduh Tuasikal
Penerbit : Pustaka Muslim Yogyakarta
Kode Buku : KMES
Ukuran : 11,5 x 17 cm
Tebal : 120 Halaman
Harga : Rp 16.000,00

Dari “Abdullah bin “Amr bin Al “Ash, Nabi shallallahu “alaihi wa sallam bersabda,
“Siapa yang menjaga shalat, maka ia akan mendapatkan cahaya, petunjuk, keselamatan pada hari kiamat. Siapa yang tidak menjaganya, maka ia tidak mendapatkan cahaya, petunjuk, dan keselamatan kelak. Nanti di hari kiamat, ia akan dikumpulkan bersama Qorun, Fir”aun, Haman, dan Ubay bin Kholaf.” (HR. Ahmad, hasan)

Di zaman ini sedikit yang sadar untuk shalat. Padahal jika seseorang itu menjaganya, hidupnya akan mudah dan di akhirat lebih-lebih akan mendapatkan keselamatan.

Meskipun bahaya, sedikit yang mau sadar dan masih enggan untuk shalat bahkan hingga bertahun-tahun. Lebih-lebih shalat shubuh yang seringkali ditinggalkan. Padahal sudah diketahui bersama bahwa shalat adalah bagian dari rukun Islam. Yang namanya rukun diibaratkan seperti tiang penopang utama dari suatu bangunan. Jika tiang tersebut roboh, tentu kubah Islam akan roboh. Dan para ulama sepakat, meninggalkan satu shalat saja dengan sengaja termasuk dosa besar bahkan dosanya lebih parah daripada berzina, mencuri, minum-minuman keras, korupsi dan dosa besar lainnya.

Di dalam buku ini selain menjelaskan bahaya meninggalkan shalat, juga dijelaskan mengenai kedudukan shalat dalam Islam, keutamaan shalat secara umum, keutamaan shalat Shubuh dan “Ashar, juga ada penjelasan mengenai shalat Shubuh dan “Isya” yang berat bagi orang munafik dan kiat bangun Shubuh.

Moga dari penjelasan sederhana dari buku ini dapat menyadarkan orang yang mengaku muslim namun masih enggan untuk shalat. Dan tugas kita adalah mendakwahkan orang-orang dekat kita untuk memperhatikan shalat. (*)

 

 

Kode: MP 018
Format: Mp3 128 Kbps 44 Khz
Harga: Rp. 20.000
Pemateri: Ustadz Aris Munandar
Materi: Sholat merupakan amalan yang pertama kali dihisab pada hari kiamat, para pendahulu kita yang salih dahulu kala melihat kebaikan seorang muslim dari shalat yang dilakukannya jika shalat yang dilakukannya baik maka mereka akan menganggap selainnya juga baik, jika shalatnya jelek maka yang lain akan lebih jelek lagi. Untuk mendapatkan kesempurnaan shalat tentunya juga harus disertai dengan tata cara wudhu yang benar sehingga ibadah yang kita lakukan benar-benar sesuai dengan tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu “alaihi wa sallam.

765qwerty765